04. Manajemen Industri
Dalam dunia bisnis sekarang ini
sudah memasuki zaman globalisasi dalam perdagangan internasional, untuk tetap
dapat bersaing dalam menghadapi zaman globalisasi yang sekarang ini seseorang
harus dapat menguasai sebuah manajemen terutama manajemen industry bagi seorang
wirausahawan.
Secara umum manajemen industri
adalah tatacara mengatur sebuah industry yang bertumpu
pada keunggulan sumberdaya insani dalam menghadapi lingkungan usaha. Seorang
manajemen industry harus dapat menguasai manajemen kauangan, manajemen
kualitas, manajeman inovasi, manajeman SDM, manajemen pemasaran, manajemen
keputusan dan manajemen Ekonomi teknik. Saya akan berusaha membahas satu per satu tentang
beberapa bentuk manajemen diatas.
Seorang
manajemen keuangan harus dapat merencanakan anggaran, memeriksa, mengendalikan
, mengelola, mencari dan menyimpan dana. Tujuan dengan adanya manajer keuangan
untuk mengelola dana perusahaan pada suatu perusahaan secara umum adalah untuk
memaksimalisasi nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan
dijual maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin.
Manajemen
kualitas adalah strategi bagai mana cara menbuat sebuah produk yang berkualitas
sehingga produk tersebut disukai oleh pasar. Untuk membuat produk yang berkualitas
dan disukai pasar seorang manajer harus bisa menanamkan kesadaran pekerja agar
dapat bekerja secara efektif, efisien dan inovatif.
Yang
dimaksud dengan manajemen inovasi adalah bagaimana seorang pengusaha harus
berfikir sekreatif mungkin untuk membuat produk baru dari produk yang lamayang
akan dipasarkan memiliki keungulan dan desain yang menarik/ baru agar konsumen
tidak bosan.
Suatu
proses manajemen SDM terkait tiga proses. Pertama, mengembangkan dan memperkuat
karyawan baru pada proses pertama kali masuk perusahaan (onboarding). Kedua,
memelihara dan mengembangkan pegawai yang sudah ada di perusahaan. Ketiga, menarik sebanyak
mungkn pegawai yang memiliki kompetensi, komitmen dan karakter bekerja pada
perusahaan.
Kegiatan
manajemen pemasaran adalah peroses pemasaran dapat dilakukan sebelum barang
diproduksi dan tidak berakhir dengan penjualan. Pada saat pemasaran produsen
harus mengetahui apa minat dan keinginan dari konsumen, sehinga memberikan
kepuasan pada konsumen dan usahanya dapat berjalan terus.
Manajemen
keputusan merupakan sikap yang harus di ambil untuk mengalokasikan dana maupun
SDM. Agar keputusan yang diambil tidak salah
seorang wirausahawan harus dapat menguasai dan memahami teknik SWOT (Strengths,
Weaknesses, Opportunities, Threats), PEST
(Political, Economic, Social, Technological), dan STEER (Socio-cultural,
Technological, Economic, Ecological, Regulatory).
Ekonomi
teknik adalah penentuan
faktor-faktor dan kriteria ekonomi yang digunakan ketika satu atau lebih
alternatif dipertimbangkan untuk dipilih dalam menyelesaikan suatu masalah di
bidang teknik. Bisa juga dikatakan bahwa ekonomi teknik adalah sekumpulan
teknik matematika yang menyederhanakan perbandingan ekonomi dalam suatu kasus
di bidang teknik. Ilmu ekonomi tidak pernah lepas dari ilmu teknik, terutama
dalam perancangan dan penerapannya di masyarakat. Dalam hal tersebut, selalu
ada beberapa alternatif dalam pelaksanaannya yang masing-masing alternatif
memiliki keuntungan dan kerugian yang berbeda-beda jenis dan jumlahnya. Namun
penyelesaian masalah tersebut selalu memiliki kriteria ekonomi, dan kriteria
tersebut digunakan untuk memilih satu dari banyak alternatif yang tersedia
tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar