Jumat, 26 Oktober 2012

cinta pertama


Cinta Pertama


teringat lg massa dan kisah ku

dulu saat tubuh masih terselimut putih abu

dan baru ku sadari pada saat itu

bahwa cinta Pertama menghampiriku

lewat handphone yang ku pinjam dari temanku

akhirnya diriku pun dapat mengenalmu

cukup dengen satu kali kita bertemu

akhirnya kau pun mencintaiku

jangan pergi dari ku

jangan pernah lupakan aku

ingatlah kisah-kisah yang dulu

walau itu cepat berlalu simpan saja dalam hatimu

kau lah cinta pertamaku J

03. manajemen Bisnis


03. Manajemen Bisnis


Manajemen bisnis merupakan upaya pengaturan secara menyeluruh guna menjalankan sebuah usaha bisnis yang profesional dan menghasilkan tujuan bisnis yang diinginkan. Manajemen bisnis dibutuhkan dalam rangka tercapainya sebuah tujuan sebuah usaha bisnis baik dari aspek profit maupun tujuan lain sesuai yang diinginkan oleh pihak pengelola bisnis.
Sebuah proses pengaturan diperlukan agar sebuah usaha tidak sembarangan, mampu melakukan perencanaan, target-target yang diinginkan serta dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan sebuah resiko usaha bisnis.
Sebuah langkah profesional yang dilakukan sebelum merancang sebuah manajemen bisnis biasanya dilakukan dengan membuat sebuah rancangan global sebuah bisnis atau yang dikenal dengan business plan.
Business plan menyangkut bagaimana manajemen bisnis serta perencanaannya dari berbagai aspek, diantaranya adalah manajemen pemasaran, manajemen produksi, manajemen finansial dan sebagainya. Melalui sebuah business yang mantap, biasanya sebuah usaha akan meyakinkan untuk dikelola secara maksimal.
Untuk bentuk usaha bisnis dengan skala kecil pun diperlukan sebuah upaya manajemen bisnis yang baik, hanya berbeda pada ukuran skala saja serta pengerjaannya yang lebih sederhana dan bisa dikerjakan rangkap oleh satu atau dua orang dari pengelola bisnis tersebut. Beberapa hal yang menjadi patokan utama manajemen bisnis diantaranya adalah beberapa hal berikut ini:
1. Manajemen produksi
Manajemen produksi merupakan pengaturan dan perencanaan terkait ketersediaan bahan baku maupun bahan jadi yang siap dipasarkan pada sebuah perusahaan bisnis. Manajemen bisnis di bidang produksi menyangkut bagaimana proses produksi itu bisa berlangsung dengan baik sehingga mampu menghasilkan produk atau layanan yang diminati oleh konsumen.
2. Manajemen pemasaran
Manajemen bisnis di bidang pemasaran menyangkut segala bentuk perencanaan, bentuk, target serta tujuan dan hasil dari sebuah 
proses marketing atau pemasaran. Penjualan yang meningkat dan upaya untuk memperkenalkan produk kepada konsumen merupakan target utama dari sebuah manajemen pemasaran.
Tanpa adanya sebuah manajemen pemasaran yang baik, maka sebuah perusahaan akan mengalami kondisi sulit dalam hal pemasukan atau income yang diperoleh. Pemasaran memegang peran vital terhadap eksistensi sebuah perusahaan. Produk atau jasa yang kurang bermutu pun akan bisa terjual laris apabila perusahaan Anda memiliki seorang manajer pemasaran yang handal. Kreatifitas dan inovasi perlu dijalankan dalam merancang sebuah manajemen bisnis di bidang pemasaran.
3. Manajemen distribusi
Manajemen bisnis di bidang distribusi memegang peran mendukung manajemen pemasaran. Meskipun pemasaran telah berjalan dengan baik, namun apabila manajemen distribusi mengalami hambatan, maka marketing juga akan terganggu. Proses penyaluran barang produksi atau layanan jasa kepada konsumen sangat ditentukan oleh bagaimana pola manajemen distribusi tersebut dirancang oleh sebuah perusahaan.
4. Manajemen finansial
Manajemen finansial di dalam sebuah usaha bisnis menyangkut transparansi dan pengelolaan sirkulasi keuangan sebuah perusahaan. Manajemen keuangan menyangkut bagaimana keuangan perusahaan mampu dibagikan sesuai dengan anggaran yang dimiliki.
Tanpa adanya sebuah manajemen bisnis yang baik di bidang keuangan, maka biasanya perusahaan tidak mendapatkan data keuangan yang jelas. Hal ini biasa dialami oleh para pengelola bisnis kecil yang masih amatiran, dimana manajemen keuangan jarang diperhatikan sehingga untung atau ruginya saja sebuah usaha bisnis sulit ditentukan.
Beberapa bentuk manajemen bisnis di atas sangat penting diperhatikan oleh para pengelola usaha bisnis yang ingin sukses dalam menjalankan sebuah bisnis usaha. Tanpa adanya sebuah manajemen yang baik, maka mustahil sebuah perusahaan akan mampu berjalan dengan baik seperti yang menjadi harapan pemiliknya.



02,manajemen Administrasi Perkantoran


02. Manajemen Administrasi Perkantoran


Manajemen administrasi perkantoran merupakan bagian dari manajemen yang memberikan informasi layanan bidang administrasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan memberi dampak kelancaran pada bidang lainnya.

Pengertian menurut para ahli

Ø  George R. Terry
Manajemen perkantoran adalah perencanaan, pengendalian dan pengorganosaslan pekerjaan perkantoran, serta oenggerakan mereka yang melaksanakan agar mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan.
Manajemen Perkantoran dapat didefinisikan sebagai perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta penggerakkan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan lebih dahulu.
Ø  Millis Geoffrey
Manajemen kantor adalah seni membimbing personel kantor dalam menggunakan sarana yang sesuai dengan lingkungannya demi mencapai tujuan yang ditetapkan
Dengan demikian, pada pokoknya manajemen perkantoran merupakan rangkaian aktivitas merencanakan, mengorganisasi (mengatur dan menyusun), mengarahkan (memberikan arah dan petunjuk), mengawasi dan mengendalikan (melakukan kontrol) sampai menyelenggarakan secara tertib sesuai tujuan mengenai sesuatu hal atau kegiatan. Hal atau sasaran yang terkena oleh rangkaian kegiatan itu pada umumnya ialah pekerjaan perkantoran (office work). Yang termasuk pekerjaan perkantoran diantaranya:
§  mengetik (typing)
§  menghitung (calculating)
§  memeriksa (checking)
§  menyimpan warkat/arsip (filing)
§  menelepon (telephoning)
§  menggandakan (duplicating)
§  mengirim surat (mailing)
§  dan kegiatan lain.



Aspek-aspek manajemen perkantoran


Dalam manajemen perkantoran terdapat berbagai fungsi yang meliputi rangkaian aktivitas antara lain:
§  Manajemen dan pengarahan
§  Tata laksana/penyelenggaraan
§  Pelaksana secara efisien
§  Manajemen
§  Pengawasan
§  Pengendalian dan pengawasan
§  Pengarahan dan pengawasan
§  Pengarahan
§  Perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian

Faktor-faktor menurut Edwin Robinson menyebutkan :
§  Pegawai
§  Material perlengkapan
§  Persayaratan
§  Metode

Sedangkan fungsi-fungsi yang terkait lainnya menurut H.Mac Donald (office management) bertalian dengan 6 hal yaitu :
§  Kepegawaian perkantoran (office personel)
§  Metode perkantoran (office methods)
§  Perlengkapan perkantoran (office equipment)
§  Faktor-faktor fisik dalam kantor (Physical factor)
§  Biaya perkantoran (office costs)
§  Haluan atau kebijakan perkantoran (office policies)

Perincian selengkapnya mengenai cakupan bidang kerja dalam manajemen perkantoran oleh Charles O Libbey meliputi :
§  ruang perkantoran (office space)
§  komunikasi (communications)
§  kepegawaian kantor (office personnel)
§  perabotan danperlengkapan kantor (furniture and equipment)
§  peralatan dan mesin (appliance and machine)
§  perbekalan dan alat tulis (supplies and stationery)
§  metode (methods)
§  tata warkat (records)
§  kontrol pejabat pimpinan (executive controls)

 

Tujuan

Tujuan manajemen perkantoran menurut GR Terry dalam bukunya yang berjudul Office Management and Control, yaitu :
§  Memberikan semua keterangan yang lengkap dan diperlukan siapa saja, kapan dan di mana hal itu diperlukan untuk pelaksanaan perusahaan secara efisien
§  Memberikan catatan dan laporan yang cukup dengan biaya serendah-rendahnya.
§  Membantu perusahaan memelihara persaingan.
§  Memberikan pekerjaan ketatausahaan yang cermat
§  Membuat catatan dengan biaya minimal

Kegiatan

Kegiatan manajemen administrasi antara lain :
1.     Pengadministrasian seluruh kegiatan
2.     Menginventarisasi peralatan kantor
3.     Penyediaan informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan manajemen.
4.     Melakukan pengasrsipan data sehingga mudah untuk diakses oleh yang membutuhkan.

02,manajemen Administrasi Perkantoran


02. Manajemen Administrasi Perkantoran


Manajemen administrasi perkantoran merupakan bagian dari manajemen yang memberikan informasi layanan bidang administrasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan memberi dampak kelancaran pada bidang lainnya.

Pengertian menurut para ahli

Ø  George R. Terry
Manajemen perkantoran adalah perencanaan, pengendalian dan pengorganosaslan pekerjaan perkantoran, serta oenggerakan mereka yang melaksanakan agar mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan.
Manajemen Perkantoran dapat didefinisikan sebagai perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta penggerakkan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan lebih dahulu.
Ø  Millis Geoffrey
Manajemen kantor adalah seni membimbing personel kantor dalam menggunakan sarana yang sesuai dengan lingkungannya demi mencapai tujuan yang ditetapkan
Dengan demikian, pada pokoknya manajemen perkantoran merupakan rangkaian aktivitas merencanakan, mengorganisasi (mengatur dan menyusun), mengarahkan (memberikan arah dan petunjuk), mengawasi dan mengendalikan (melakukan kontrol) sampai menyelenggarakan secara tertib sesuai tujuan mengenai sesuatu hal atau kegiatan. Hal atau sasaran yang terkena oleh rangkaian kegiatan itu pada umumnya ialah pekerjaan perkantoran (office work). Yang termasuk pekerjaan perkantoran diantaranya:
§  mengetik (typing)
§  menghitung (calculating)
§  memeriksa (checking)
§  menyimpan warkat/arsip (filing)
§  menelepon (telephoning)
§  menggandakan (duplicating)
§  mengirim surat (mailing)
§  dan kegiatan lain.



Aspek-aspek manajemen perkantoran


Dalam manajemen perkantoran terdapat berbagai fungsi yang meliputi rangkaian aktivitas antara lain:
§  Manajemen dan pengarahan
§  Tata laksana/penyelenggaraan
§  Pelaksana secara efisien
§  Manajemen
§  Pengawasan
§  Pengendalian dan pengawasan
§  Pengarahan dan pengawasan
§  Pengarahan
§  Perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian

Faktor-faktor menurut Edwin Robinson menyebutkan :
§  Pegawai
§  Material perlengkapan
§  Persayaratan
§  Metode

Sedangkan fungsi-fungsi yang terkait lainnya menurut H.Mac Donald (office management) bertalian dengan 6 hal yaitu :
§  Kepegawaian perkantoran (office personel)
§  Metode perkantoran (office methods)
§  Perlengkapan perkantoran (office equipment)
§  Faktor-faktor fisik dalam kantor (Physical factor)
§  Biaya perkantoran (office costs)
§  Haluan atau kebijakan perkantoran (office policies)

Perincian selengkapnya mengenai cakupan bidang kerja dalam manajemen perkantoran oleh Charles O Libbey meliputi :
§  ruang perkantoran (office space)
§  komunikasi (communications)
§  kepegawaian kantor (office personnel)
§  perabotan danperlengkapan kantor (furniture and equipment)
§  peralatan dan mesin (appliance and machine)
§  perbekalan dan alat tulis (supplies and stationery)
§  metode (methods)
§  tata warkat (records)
§  kontrol pejabat pimpinan (executive controls)

 

Tujuan

Tujuan manajemen perkantoran menurut GR Terry dalam bukunya yang berjudul Office Management and Control, yaitu :
§  Memberikan semua keterangan yang lengkap dan diperlukan siapa saja, kapan dan di mana hal itu diperlukan untuk pelaksanaan perusahaan secara efisien
§  Memberikan catatan dan laporan yang cukup dengan biaya serendah-rendahnya.
§  Membantu perusahaan memelihara persaingan.
§  Memberikan pekerjaan ketatausahaan yang cermat
§  Membuat catatan dengan biaya minimal

Kegiatan

Kegiatan manajemen administrasi antara lain :
1.     Pengadministrasian seluruh kegiatan
2.     Menginventarisasi peralatan kantor
3.     Penyediaan informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan manajemen.
4.     Melakukan pengasrsipan data sehingga mudah untuk diakses oleh yang membutuhkan.